<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Galih Gumelar Center</title>
	<atom:link href="http://galihgumelar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://galihgumelar.wordpress.com</link>
	<description>Dakwah Untuk Umat</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Aug 2010 12:29:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='galihgumelar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/c86095dad23bb6dcbc1fb0cfbbc86f5e?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Galih Gumelar Center</title>
		<link>http://galihgumelar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://galihgumelar.wordpress.com/osd.xml" title="Galih Gumelar Center" />
	<atom:link rel='hub' href='http://galihgumelar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kegelisahan</title>
		<link>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/kegelisahan/</link>
		<comments>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/kegelisahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 10:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>galihgumelar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/kegelisahan</guid>
		<description><![CDATA[Galih Gumelar &#8211; Resah dan gelisah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap orang, siapapun ia, pernah diserang gelisah. Namun satu hal yang perlu diingat bahwa resah dan gelisah yang berkelanjutan sangat berbahaya. Orang yang gelisah akan diserang &#8230; <a href="http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/kegelisahan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=galihgumelar.wordpress.com&amp;blog=3953770&amp;post=230&amp;subd=galihgumelar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="line-height:15px;"><b><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Galih Gumelar</span></span></b><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"> &#8211; Resah dan gelisah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap orang, siapapun ia, pernah diserang gelisah. Namun satu hal yang perlu diingat bahwa resah dan gelisah yang berkelanjutan sangat berbahaya. Orang yang gelisah akan diserang oleh rasa tidak percaya diri. Kecemasan dan kegelisahan memang dapat melanda siapa saja dari anak kecil sampai orang dewasa, baik rakyat biasa maupun sampai pemuka. Yang menimbulkan pertanyaan dalam hati kecil kita &#8221;Kok orang beriman dapat mengalami kegelisahan? Orang beriman harus bisa mengendalikan dari berbagai macam perasaan takut berlebihan, apakah perasaan takut miskin, mati, tak mendapat jodoh, apakah takut sebentar lagi akan datang masa pensiunnya, yang dulu tanda tangannya berlaku dan berpengaruh setelah itu tidak lagi, dan berbagai jenis ketakutan yang tidak pada tempatnya.</span></span></span></div>
<p><span class="fullpost">
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="line-height:15px;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br /></span></span></span></div>
<p><span class="Apple-style-span" style="line-height:15px;">
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Di sini kita jawab bahwa iman adalah suatu terminotif yang dipakai dalam Islam. Istilah psikologi iman itu dapat dikatakan sebagai sesuatu yang mampu mengintegrasikan pribadi seseorang sehingga ia tumbuh jadi manusia &#8221;dewasa&#8221; dan &#8221;sehat&#8221; nah itulah aqidah Islam sumber keimanan. Akan halnya kaitan dengan keimanan, bukan berarti orang yang beriman tidak merasakan kegelisahan, tapi (orang beriman itu) harus mampu mengatasi dan mengelola kegelisahan menjadi sesuatu yang positif. Seseorang sebelum menghadapi pensiun 10 tahun sebelumnya ia sudah membuat rencana, misalnya berwiraswasta, sehingga apabila datang masa pensiun ia mampu mengelola segala problemanya, bahkan tetap sukses. Orang yang benar-benar keimanannya kepada Allah segalanya mengarahkan kehidupannya sehari-hari kepada Allah seperti firman Allah swt &#8221;Yang beriman dan tenteram hatinya lantaran ingat kepada Allah, ketahuilah dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram (QS 13:28).</span></span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br /></span></span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Mari kita mempelajari Islam dari sumber aslinya yaitu Alquran dan Sunah dengan sasaran marifah (mengenal) Allah, Islam, dan Rasul. Memperkuat hubungan dengan Allah caranya, memperbanyak ibadah dan zikir. Setelah memperkukuh iman, jauhkan maksiat, hadapi segala masalah yang datang sebagai objek, jangan libatkan diri dalam masalah sehingga kita terlarut dalam persoalan dan merasa tak mampu mengatasi masalah. Sadarilah bahwa setiap masalah yang datang dapat kita hadapi, tentu saja dengan izin Allah seperti firmannya: &#8221;Allah tidak akan membebani seseorang kecuali menurut kesanggupannya&#8230;.&#8221; (QS 2:286). Mari kita cari yang mengakibatkan munculnya kegelisahan, apakah sebab internal atau sebab eksternal. Jika sebab internal yang menjadi pangkal tentu kita harus memperbaiki diri, jika sebab eksternal kita harus berusaha menyesuaikan persoalan tersebut, kita harus mengidentifikasikan penyebab masalah. Yang kedua mengidentifikasikan kemampuan yang ada pada kita untuk mengatasi masalah tersebut dan terakkhir mencari bantuan untuk menyelesaikan masalah dan mengatasi penghambat selesainya suatu masalah. Lantas bagaimana masalah yang benar-benar tidak diatasi lagi? Tidak ada cara lain kecuali menerima keadaan yang sifatnya sabar dan tawakal kepada Allah!</span></span></div>
<p></span>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br /></span></span></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/galihgumelar.wordpress.com/230/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/galihgumelar.wordpress.com/230/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=galihgumelar.wordpress.com&amp;blog=3953770&amp;post=230&amp;subd=galihgumelar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/kegelisahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a527fd7605c81d7d57b578356d76f0e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">galihgumelar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Kita</title>
		<link>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/anak-kita/</link>
		<comments>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/anak-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 10:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>galihgumelar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/anak-kita</guid>
		<description><![CDATA[Galih Gumelar - Fitrah dan naluri semua orangtua adalah mencintai dan menyayangi anak-anaknya, tak terkecuali anak kita itu hitam kulitnya, kuning langsat, kurus, ataupun gemuk. Dalam pikiran orangtua hanya terbetik kata &#8221;alhamdulillah&#8221; anak kita sehat. Islam pun selalu menitikberatkan pada &#8230; <a href="http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/anak-kita/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=galihgumelar.wordpress.com&amp;blog=3953770&amp;post=229&amp;subd=galihgumelar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://galihgumelar.files.wordpress.com/2009/09/anak-perjuangan.jpg"><img src="http://galihgumelar.files.wordpress.com/2009/09/anak-perjuangan.jpg?w=300" border="0" alt="" /></a><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"></p>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:16px;line-height:15px;"><strong><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Galih Gumelar </span></span></strong><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">- Fitrah dan naluri semua orangtua adalah mencintai dan menyayangi anak-anaknya, tak terkecuali anak kita itu hitam kulitnya, kuning langsat, kurus, ataupun gemuk. Dalam pikiran orangtua hanya terbetik kata &#8221;alhamdulillah&#8221; anak kita sehat.</span></span></span></div>
<p></span><span class="fullpost"><span class="Apple-style-span" style="line-height:15px;"></p>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:100%;"><span class="Apple-style-span" style="font-size:13px;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></span></span></div>
<p><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"></p>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Islam pun selalu menitikberatkan pada pemeliharaan anak. Dan dari saking pentingnya kedudukan anak bagi seseorang, sehingga mereka mendapatkan berbagai julukan yang indah-indah, semisal &#8216;penghibur hati&#8217;. Hanya saja sebagai orangtua, kita tidak hanya selalu dituntut untuk membesarkan anak kita itu, namun lengah dengan berbagai bekal pendidikan untuk mereka, pendidikan yang dimaksud, bisa saja dengan &#8216;doa&#8217;. Allah sendiri berfirman: &#8221;Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Aku penuhi (QS al-Mu&#8217;min: 60).</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Sebagai orangtua, kewajiban kita selalu tidak putus-putusnya mendoakan mereka, &#8221;Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa min dzurriyyatinaa qurrata a&#8217;yun wa ij&#8217;alnaa lil muttaqiena imaama.&#8221; Ya Allah, Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami dari istri-istri kami dan keturunan (anak) kami sebagai biji mata (kami), dan jadikanlah kami pemuka bagi orang-orang yang bertaqwa.&#8221; (QS al-Furqan: 74). Firman Allah di atas jelas akan berdampak positif bagi anak-anak kita, istri dan keturunan kita kelak. Timbal baliknya, tanpa disuruh anak kita akan membalas doa juga pada kita. Ketika anak kita duduk di bangku TK sudah dengan fasihnya melantunkan doa: &#8221;Rabbirhamhumaa kamaa rabbayaani shaghiira.&#8221; Tuhanku, kasihanilah keduanya (ayah dan ibu) sebagaimana kasih mereka mendidikku sewaktu kecil.&#8221; (QS al-Isra&#8217;: 20).</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Dalam terminologi bahasa, anak, sebagai penerus generasi, merealisasikan cita-cita orangtua dan pendidiknya. Seorang anak yang bahkan dahulunya sangat rentan, akhirnya membangun keluarga, beranak cucu, memberikan pendidikan baru, melahirkan keluarga sakinah. Dan inilah tujuan utama dari perpaduan antara suami istri yang dilandasi keteguhan iman dan ditopang oleh asas Qurani dan Sunnah Nabi saw.</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Tapi jangan terlupakan, tugas kita sebagai orangtua bukan hanya membesarkan anak kita terlihat sehat badan, melainkan yang lebih penting perhatian kita juga pada masalah kesehatan batinnya. Sehubungan dengan itu, Islam dengan tegas menghendaki setiap orangtua melaksanakan kewajiban yang menjadi hak bagi setiap anak. Di antaranya ialah: pertama, pembimbing keterampilan beribadah. Keterampilan ini penting artinya, agar kelak mereka dapat memenuhi tujuan hidupnya untuk menghambakan diri semata kepada Allah. Nabi bersabda, &#8221;Apabila anak sudah dapat membedakan antara tangan kanan dan tangan kirinya, maka suruhlah dia mengerjakan salat.&#8221; (HR. Abu Daud).</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Kedua, kemampuan sosial. Keterampilan ini memang sangat luas untuk kita berikan, hanya saja kita berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan perhatian dan kasih sayang pada mereka. Perhatian semacam ini akan menumbuhkan karakter serta kemampuan dasar anak menyayangi dan memperhatikan orang lain di lingkungan masyarakatnya kelak. Nabi bersabda, &#8221;Barang siapa tidak mengasihi, tidak akan dikasihi.&#8221; (HR.</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;">Bukhori-Muslim). Ketiga, keterampilan belajar. Allah telah menjelaskan, bahwa anak dilahirkan dalam keadaan tak tahu apa-apa (al-Nahl): 78). Oleh karenanya, Nabi saw menegaskan, &#8221;Kewajiban orangtua atas anaknya, ialah membaguskan namanya dan budi pekertinya, mengajari menulis, berenang, dan memanah, dan tidak memberinya rezeki kecuali yang baik, dan mengawinkannya apabila ia telah berkehendak.&#8221; (HR. Hakim). Apabila kita mampu memberikan ketiga keterampilan di atas, secara logika kita telah terbebas dari pertanggungjawaban amanah dari Allah ini. Semoga kita dapat melakukannya. Amien.</span></div>
<p></span></p>
<p></span><span class="Apple-style-span" style="font-size:small;"></p>
<div style="text-align:justify;"><span class="Apple-style-span" style="font-family:arial;"><br />
</span></div>
<p></span></p>
<p></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/galihgumelar.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/galihgumelar.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=galihgumelar.wordpress.com&amp;blog=3953770&amp;post=229&amp;subd=galihgumelar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://galihgumelar.wordpress.com/2009/09/03/anak-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5a527fd7605c81d7d57b578356d76f0e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">galihgumelar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://galihgumelar.files.wordpress.com/2009/09/anak-perjuangan.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
